Jumat, 25 Agustus 2017

1 Jam 15 Menit Jakarta-Depok

Panas matahari menembus kaus kaki tipisku

Penjual gorengan konsisten mendorong gerobak
dan menjajakkan tahu gorengnya

Pengais botol plastik mulai menerka-nerka pendapatannya hari ini

Para buruh Kotamadya bergotong-royong benahi Jakarta.

Sungguh Jemuwah yang terik
Kota yang pekik.

Gedung-gedung pencakar langit
bak diselimuti kabut
Seperti Kota Lembang dini hari

Nyatanya..
Selimut polusi
Yang datang dari asap kenalpot kendaraan pribadi

Termasuk milikku..

Sekejap berlalu terik itu
Seperti ada angin sejuk
meniup telingaku
Aah.. Rodaku berjalan di bawah bangunan
Konon katanya akan jadi sebuah jembatan
Namun hasilnya tak kunjung kelihatan

Selimut polusi kembali menebal
Mulai mencekik
dan meracuni pernapasanku
Kali ini datang dari batangan nikotin yang dihisap para bujang putih abu-abu

Duduk bercengkrama
mengamati adik-adik putih biru
sedang merivalkan solidaritas pertemanannya
dengan beradu parang ala serial manga terbaik..

Tinggallah pertanyaan di benakku
Akan berbuah apa tekad para petarung itu?

Bisa jadi..
nasibnya tidak lebih baik dari kaos kakiku atau penjual gorengan,  pengais botol plastik dan para buruh itu..

Lebih naas lagi..
Mereka bisa jadi polusi di negeri ini.
Racun di tengah-tengah masyarakat

Salah siapa?
Aah..
Bukan waktunya untuk menyalahkan
Ini saatnya bebenah diri
Membangun negeri
Tanpa pilih kasih.

Rabu, 23 Agustus 2017

Maaf untuk hatimu yang luka
Maaf untuk hatimu yang menyerah
Maaf untuk hatimu yang tak dihiraukan
Maaf untuk perhatian yang sia-sia
Maaf untuk yang tak terbalas..
Maaf membuatmu luka dan menyerah..
Maaf..

Kipas Usang 00

Suara kipas usang yang menggantung di bawah asbes tua
Itulah suara yang mendengung di setiap malam pukul 00

Langit-langit berselimutkan sawangan
Itulah pemandangan yang saben malam mereka perhatikan menjelang tidur lelapnya.

Suara ayam bersahutan di waktu subuh
Tanda mereka harus bekerja keras untuk hari yang baru
Mengais sisa sisa kenikmatan
Mengais sisa sisa keserakahan

Pak tua melamun di waktu senggangnya
Berharap perut kosongnya berhenti berdengung seperti lebah yang kehilangan sarangnya.

Pak tua menikmati madu di sisa sisa pahitnya pinggiran roti tawar

Menelan apapun yang mengenyangkan para bakteri di perut mungilnya..

Minggu, 13 Agustus 2017

What I wish from you? 
Just wish you were here. 

Here

Here.. 

Maybe you don't. 

But..  Try to feel it. 
That's good for your health. 
Trust me, it works. 

My favorite word in the world is..

Writting about you is my favorite.
Thinking about you is my routine.
Missing you is my weakness.
Forgiving you is my skill.
Loving you is my favorite word in the world.

And you. The one who makes me wait that word.

Don't you remember?


Don't you remember?
How you can fell in love with my laugh.

Don't you remember?
How those rain at that time can made us laughed.

Don't you remember?
How we can be closer and called each other with "Hi"
and touched without nervous or awkward moments.

Don't you remember?
When you talked to your friend talked to my friend talked to me if you always wanted know about me.

And I knew..
That we had the same feeling.
And now..
I don't know what should I say...
Maybe I shouldn't worry about you or ourself.

But..
I just wanna say I miss those unforgettable moments..

Wish you by my side and talk about anything can making us laugh together.

Love from here.