Senin, 27 Februari 2017

Suara untuk Onso




Ceritakanlah..
Ceritakan saja betapa berat
Beban yang kau pikul selama ini

Ceritakanlah..
Ceritakan saja
Betapa sedih dan tersiksa
Hari-hari saat kau saksikan
Sebuah kehilangan di matamu

Bicaralah Onso..
Menangislah saja di pundakku
Ceritakanlah duka dan tangis dalam jiwamu

Onso..

Marilah sini kubasuh kening kelingmu
Marilah sini kita berbincang
Tentang sore-sore malang itu
Atau tentang burung-burung bangau
Yang mengoyak jasad Ayah Ibumu

Redahkan saja Onso..
Redahkan saja
Tiada guna kau simpan sebuah cerita dan trauma di baliknya

Marilah sini kita saling terbuka
Coba ceritakan Onso..

Bagaimana bisa
kulit sawo matangmu merona
dengan senyum semegah itu
Hanya karena sebuah nangka dari gadis desa?


Mari sini Onso ..
Mari kita bermain gitar
Nyanyikanlah lagu-lagu
Yang paling kau kenal dan kau kenang

Mulailah hari-harimu yang baru
Tanpa duka di pundakmu

Tentu.

Minggu, 19 Februari 2017

Seroja


Derasnya air yang jatuh

mengenalkan kembali
mentari dengan embun pagi

membawa kembali
daun ke pelukan ranting

menggiring sungkan begitu jauh
hingga kalbu berlutut kepada rindu

sadar telah lama terpejam

aku terbangun di tengah gurun

tidak seperti kaktus
aku haus dan terus merasa haus

karena aku,
akulah seroja itu...

Sabtu, 04 Februari 2017

sesungguhnya memberi sudah seharusnya tidak mengharap kembali
saat pemberian itu dilakukan dengan hati yang tulus
tak akan ada perasaan gelisah karena menunggu sebuah balasan
tak akan habis waktu sekedar untuk menunggu kebaikan yang pamrih

coba buka mata,hati,telinga
melihat apa yang lebih dan kurang
rasakan apa yang baik dan buruk
dengarkan nasihat dan jauhi pergunjingan

memberi lebih baik daripada menerima
kau mau menjadi pemberi atau penerima?
pihanmu yang terbaik untukmu
pilihah yang terbaik untuk semua