Hari itu..
Tlah kutanam bibit yang kau beri
Bertabur tanah dan pupuk sederhana
Menjalar akarnya
Merayap getar rasamu
Menguncup bunga idamanku
Bernafaslah di bawah hangat mentari
Tak kubiarkan kau tercekik haus
Tumbuhlah kasih-kasih
dari hati kecilmu
Tak kubiarkan berkembang
tanpa sentuhku
Mekarlah segala impianmu
Biarkan harumnya memeluk tidurku
Cukup hadirmu sejukkan aku
Indahkan setiap bagian dalam peristiwaku..
Melati kesayanganku
Abadilah sederhanamu
Abadilah putih kasihmu
Abadilah dalam hatiku
Melatiku..
Kuncuplah dalam pelukku
Kamis, 21 September 2017
Minggu, 17 September 2017
Seusai Rencana
Kelopak bunga jatuh dari tangkainya
Sedap harum meraba ruang kamar
Sejuk dingin putaran udara
Memberi irama pada suara
Hai
Hai
Coba kau intip sebentar
Ada celah di sana
Ruang kasih mengasihi
Bukan hal-hal yang romansa
Hanya ilusi yang berpuisi
Pergi karena tak diberi hati
Pergi karena tak diberi hati
Waktu telah memilah
Kau dipilih
Datang menaruh hati
Isilah
Isi dengan yang terpilah
Isilah
Isi dengan senyum dan sapa
Isilah
Isi dengan yang kau suka
Simpanlah
Simpan seusai rencana..
Sedap harum meraba ruang kamar
Sejuk dingin putaran udara
Memberi irama pada suara
Hai
Hai
Coba kau intip sebentar
Ada celah di sana
Ruang kasih mengasihi
Bukan hal-hal yang romansa
Hanya ilusi yang berpuisi
Pergi karena tak diberi hati
Pergi karena tak diberi hati
Waktu telah memilah
Kau dipilih
Datang menaruh hati
Isilah
Isi dengan yang terpilah
Isilah
Isi dengan senyum dan sapa
Isilah
Isi dengan yang kau suka
Simpanlah
Simpan seusai rencana..
Sabtu, 16 September 2017
Jangan
Dia bilang aku bodoh
Terlalu sibuk memikirkannya
Dia bilang aku sampah
Terlalu dalam mengkhawatirkannya
Dia bilang aku tak perlu tahu
Dia bilang aku tak perlu bertanya
Dia bilang aku bodoh dan sampah
Dia tak pernah benar-benar tahu
Bahwa aku,
Lupakan saja
Aku tak bisa bicara di sini.
Dia bilang,
Dia pulang.
Aku bilang,
Jangan.
Nanti..
Kau kan rasakan
Bagaimana benang
Menjadi rajutan
Bagaimana ikan
Menjadi hidangan
Bagaimana aku
Jadi kenangan
Dan kau bilang,
Jangan.
Terlalu sibuk memikirkannya
Dia bilang aku sampah
Terlalu dalam mengkhawatirkannya
Dia bilang aku tak perlu tahu
Dia bilang aku tak perlu bertanya
Dia bilang aku bodoh dan sampah
Dia tak pernah benar-benar tahu
Bahwa aku,
Lupakan saja
Aku tak bisa bicara di sini.
Dia bilang,
Dia pulang.
Aku bilang,
Jangan.
Nanti..
Kau kan rasakan
Bagaimana benang
Menjadi rajutan
Bagaimana ikan
Menjadi hidangan
Bagaimana aku
Jadi kenangan
Dan kau bilang,
Jangan.
Jumat, 15 September 2017
Semestinya..
Memang tak perlu ada kata lelah jika memang ketulusan itu ada
Biarlah..
Tetap jadi yang dicari jika memang harus dicari
Begitulah..
Kamu dengan segala keinginan dan alasan untuk mengabulkannya
Beginilah..
Aku dengan rasa-rasa yang berkecamuk menuntut segala kurangku untuk memaklumimu
Semoga..
Aku..
Masih ada waktu tuk bekerja lebih giat..
Memahami setiap seluk-beluk tuntutan hatimu
Memberinya sejuk di waktu-waktu yang kau butuh
Memang tak perlu ada kata lelah jika memang ketulusan itu ada
Biarlah..
Tetap jadi yang dicari jika memang harus dicari
Begitulah..
Kamu dengan segala keinginan dan alasan untuk mengabulkannya
Beginilah..
Aku dengan rasa-rasa yang berkecamuk menuntut segala kurangku untuk memaklumimu
Semoga..
Aku..
Masih ada waktu tuk bekerja lebih giat..
Memahami setiap seluk-beluk tuntutan hatimu
Memberinya sejuk di waktu-waktu yang kau butuh
Langganan:
Postingan (Atom)