Minggu, 19 Februari 2017

Seroja


Derasnya air yang jatuh

mengenalkan kembali
mentari dengan embun pagi

membawa kembali
daun ke pelukan ranting

menggiring sungkan begitu jauh
hingga kalbu berlutut kepada rindu

sadar telah lama terpejam

aku terbangun di tengah gurun

tidak seperti kaktus
aku haus dan terus merasa haus

karena aku,
akulah seroja itu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar