Maaf untuk hatimu yang luka
Maaf untuk hatimu yang menyerah
Maaf untuk hatimu yang tak dihiraukan
Maaf untuk perhatian yang sia-sia
Maaf untuk yang tak terbalas..
Maaf membuatmu luka dan menyerah..
Maaf..
Rabu, 23 Agustus 2017
Kipas Usang 00
Suara kipas usang yang menggantung di bawah asbes tua
Itulah suara yang mendengung di setiap malam pukul 00
Langit-langit berselimutkan sawangan
Itulah pemandangan yang saben malam mereka perhatikan menjelang tidur lelapnya.
Suara ayam bersahutan di waktu subuh
Tanda mereka harus bekerja keras untuk hari yang baru
Mengais sisa sisa kenikmatan
Mengais sisa sisa keserakahan
Pak tua melamun di waktu senggangnya
Berharap perut kosongnya berhenti berdengung seperti lebah yang kehilangan sarangnya.
Pak tua menikmati madu di sisa sisa pahitnya pinggiran roti tawar
Menelan apapun yang mengenyangkan para bakteri di perut mungilnya..
Itulah suara yang mendengung di setiap malam pukul 00
Langit-langit berselimutkan sawangan
Itulah pemandangan yang saben malam mereka perhatikan menjelang tidur lelapnya.
Suara ayam bersahutan di waktu subuh
Tanda mereka harus bekerja keras untuk hari yang baru
Mengais sisa sisa kenikmatan
Mengais sisa sisa keserakahan
Pak tua melamun di waktu senggangnya
Berharap perut kosongnya berhenti berdengung seperti lebah yang kehilangan sarangnya.
Pak tua menikmati madu di sisa sisa pahitnya pinggiran roti tawar
Menelan apapun yang mengenyangkan para bakteri di perut mungilnya..
Minggu, 13 Agustus 2017
My favorite word in the world is..
Writting about you is my favorite.
Thinking about you is my routine.
Missing you is my weakness.
Forgiving you is my skill.
Loving you is my favorite word in the world.
And you. The one who makes me wait that word.
Thinking about you is my routine.
Missing you is my weakness.
Forgiving you is my skill.
Loving you is my favorite word in the world.
And you. The one who makes me wait that word.
Don't you remember?
Don't you remember?
How you can fell in love with my laugh.
Don't you remember?
How those rain at that time can made us laughed.
Don't you remember?
How we can be closer and called each other with "Hi"
and touched without nervous or awkward moments.
Don't you remember?
When you talked to your friend talked to my friend talked to me if you always wanted know about me.
And I knew..
That we had the same feeling.
And now..
I don't know what should I say...
Maybe I shouldn't worry about you or ourself.
But..
I just wanna say I miss those unforgettable moments..
Wish you by my side and talk about anything can making us laugh together.
Love from here.
Sabtu, 25 Maret 2017
Satu Shaf di Belakangmu
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Mengikuti gerakan shalatmu dari takbir hingga salam.
Kemudian mencium tanganmu dan berdoa bersama.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Mengikutimu, menghormati dan menghargaimu.
Karena bagiku kamu bukan hanya kepala, namun juga pemimpin keluarga kita.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Menyemangati setiap langkahmu dari belakang.
Menjadi tempatmu berbagi untuk mengambil keputusan.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Berbaliklah jika kau lelah dan ingin mengeluh.
Aku rumahmu.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Mengikuti gerakan shalatmu dari takbir hingga salam.
Kemudian mencium tanganmu dan berdoa bersama.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Mengikutimu, menghormati dan menghargaimu.
Karena bagiku kamu bukan hanya kepala, namun juga pemimpin keluarga kita.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Menyemangati setiap langkahmu dari belakang.
Menjadi tempatmu berbagi untuk mengambil keputusan.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Berbaliklah jika kau lelah dan ingin mengeluh.
Aku rumahmu.
Langganan:
Postingan (Atom)

